Tidak ada Tuhan Melainkan Allah. Dialah Allah yang memiliki Asmaul Husna atau nama-nama yang terbaik." (QS. Thaha ayat 8). Dalil di Al Quran Tentang Asmaul Husna Asmaul Husna atau nama Allah yang paling mulia terdapat pada dua ayat berikut ini. 1. Quran surat Al-Baqarah ayat 255:
Manusiaadalah makhluk Allah Swt yang diberikan kelebihan berupa Akal untuk berfikir dan mengingat apa-apa yang ia pelajari, alami, dan lakukan. Menurut Nurcholis madjid, manusia merupakan makhluk ciptaan Allah yang mengagumkan dan penuh misteri. Dia tersusun dari perpaduan dua unsur; yaitu segenggam tanah bumi, dan ruh Allah.
Dalammenjalani hidup, ada saja hal yang membuat kita down dan membutuhkan motivasi untuk bangkit pada hal-hal yang baik. Selain kita bisa mendapatkan dari keluarga, teman terdekat, atau bahkan psikolog, Allah SWT telah senantiasa dekat dengan para hamba-Nya untuk yakin dalam menjalani hidup dengan cara memberikan motivasi-motivasi yang rupanya terdapat dalam Alquran.
Percayabahawa Allah tahu apa yang terbaik untuk kita. Jika alam semesta ini pun diatur olehNya dengan mudah, apatah lagi kita sebagai manusia. Mari kita teliti pesanan-pesanan Rasulullah SAW pula tentang sangka baik kepada Allah. #1- Berdoa Dalam Keadaan Yakin Akan Diperkenankan.
Tidakdinafikan kita semua ingin memiliki keluarga yang diredhai Allah SWT dan demi untuk membina keluarga yang baik itu haruslah bermula dengan memilih pasangan yang baik juga. Harus diingat yang kita perlu perlu melihat kriteria yang patut diambil kira dalam memilih jodoh yang baik dan sempurna menurut syariat Islam sebelum memutuskan untuk
Karenasesungguhnya Allah memberikan apa yang kita butuhkan dan bukan yang kita inginkan. Seperti yang Allah sampaikan dalam QS: Al Baqarah 2:216 yaitu: "Tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak
. Nasehat Dhuha Selasa, 23 Februari 2021 48 Hari Menuju Ramadhan 1442 H Oleh Ust Sarwo Edy, ME Klikbmi, Tangerang – Pernahkah kita merasa bahwa kita orang paling tidak beruntung di dunia ini? Atau orang yang selalu dicoba oleh Allah subhanahu wa ta’ala? Atau jarang mendapatkan apa yang diharapkan? Perlu diingat, perjalanan kehidupan manusia tidaklah selalu sesuai yang diharapkan, Kadang manusia harus melewati jalan penuh rintangan setelah jalan yang mulus. Kadang ada gembira dan kadang ada duka. Itulah tabiat kehidupan. Dan yang harus kita ketahui bahwa Ad-dunya daarul bala’ wa daarul imtihan wal-akhiroh darun ni’am Dunia tempat nya musibah dan ujian, dan akhirat tempatnya kenikmatan. Allah menciptakan dunia ini bukan sebagai tempat tujuan manusia untuk mendapatkan kepuasan dan kenikmatan. Karena jika Allah menciptakan dunia sebagai tempat tujuan manusia, Terus untuk apa Allah menciptakan surga? Dunia hanyalah perantara. Salah satu ujian yang banyak menimpa manusia adalah kondisi dimana seseorang mendapatkan sesuatu yang tidak diharapkannya. Seseorang yang berusaha menggapai sesuatu yang kelihatannya baik, ia mati-matian mendapatkannya demi tujuan yang diharapkannya. Tapi kenyataannya, realita tidak sesuai dengan ekpektasi. Itu hal yang wajar. Karena manusia hanya disuruh untuk ikhtiar, dan perihal hasil agar diserahkan kepada Allah. An-naasu fit-taqrir, Wallahu fit-taqdiir manusia yang merencanakan, Allah yang memutuskan Jika kita pernah kecewa dengan hasil yang diberikan oleh Allah. Kita perlu mentadabburi surat Al-Baqarah ayat 216 yang berbunyi وَعَسَىٰ أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ ۖ وَعَسَىٰ أَنْ تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَكُمْ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَBoleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. Ayat di atas memiliki hubungan yang erat dengan prinsip rukun iman yang ke-6, yaitu iman kepada qadha dan qadar. Bisa jadi musibah-musibah yang kita alami merupakan jalan menuju kenikmatan dan anugrah dari Allah di masa mendatang. Beberapa kejadian yang menunjukkan bahwa keputusan Allah adalah yang terbaik dan bisa kita ambil hikmahnya. Di antaranya Kisah ibunda Nabi Musa alaihissalam yang menghanyutkan anaknya di atas sungai nil. Dan ketika mendengar bahwa anaknya berada di tangan keluarga raja fir’aun, beliau begitu cemas dan takut. Tetapi tanpa diduga tragedi itu berbuah manis di kemudian Nabi Yusuf alaihissalam yang dibuang ke sumur oleh saudara-saudaranya. Seakan sudah tidak ada harapan untuk hidup. Tetapi kejadian itu membawa Nabi Yusuf ke derajat yang lebih tinggi. Dan banyak lagi kisah yang menunjukkan bahwa tidak ada yang salah dalam ketentuan Allah untuk hamba-Nya. Ikhtiar sebaik mungkin, terus beribadah, berdoa dan selalu berhusnudzon. Allah tau yang terbaik untuk kita. Rekening ZISWAF KOPSYAH BMI 7 2003 2017 1 BNI Syariah a/n Benteng Mikro Indonesia. Sularto/Klikbmi
Ps. Jesaya Henubau Ringkasan khotbah Minggu, 25 Juli 2021 Yakobus 117 Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran. Tuhan memberikan yang terbaik, tepat dan sempurna kepada kita. Tuhan memberikan di waktu yang tepat dan pada saat kita menerimanya pun dalam posisi/kondisi yang tepat. Setiap pemberian yang baik dan anugerah yang sempurna datang dari Allah Bapa di surga. Hari ini, dalam nama Tuhan Yesus kita terima semua pemberian yang baik dan anugerah yang sempurna tersebut, dan kita percaya hari ini juga kita telah menerimanya. Terkadang kita merindukan sesuatu yang baik tetapi dalam waktu/kondisi yang tidak tepat. Sedangkan apa yang Tuhan berikan kepada kita selalu yang terbaik dan dalam waktu/kondisi yang tepat. Tuhan senantiasa turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi kita yang percaya kepada-Nya Roma 828. Tuhan sudah merancangkan yang terbaik bagi kita, oleh sebab itu kita harus mencari Kerajaan Allah dan kebenarannya Matius 633. Pada waktu kita mencari Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka kita akan mulai menemukan jalan-jalan-Nya Tuhan. Waktunya Tuhan berbeda dengan waktunya kita. Kabar baiknya adalah Tuhan akan membuat segala sesuatu indah pada waktunya Pengkotbah 311. Kita akan belajar dari kehidupan orang Israel bagaimana mereka mendapatkan yang terbaik dari Tuhan pada masa-masa yang sulit. Pada waktu Tuhan akan memelihara orang Israel di masa-masa yang sulit, Tuhan mengutus lebih dulu hambanya yaitu Yusuf ke Mesir. Yusuf mengalami berbagai hal dalam hidupnya dan pada akhirnya ia menjadi seorang Perdana Menteri/orang nomor dua di Mesir Kejadian 4140-41. Pada waktu Tuhan menyiapkan rencana-Nya bagi umat pilihan-Nya, Tuhan juga sudah tahu tempat yang terbaik bagi umat pilihan-Nya. Kejadian 4518 baca Tuhan memelihara umat-Nya orang Israel dengan berbagai macam cara. Pada awalnya Tuhan mengutus seorang dari Israel yaitu Yusuf ke Mesir. Di kemudian hari, Yusuf pada akhirnya memiliki kuasa atas kerajaan di Mesir. Ketika orang Israel mengalami masa-masa yang sulit, saudara-saudaranya Yusuf datang ke istana Firaun. Saat itu raja Firaun memerintahkan kepada Yusuf agar menjemput ayahnya dan seluruh anggota keluarganya untuk dibawa ke Mesir. Kejadian 4520 Janganlah kamu merasa sayang meninggalkan barang-barangmu, sebab apa yang paling baik di seluruh tanah Mesir ini adalah milikmu.” Tuhan mulai melepaskan kita dari semua yang lama di hidup kita kegelapan, kemiskinan, dll dan membawa ke tempat terbaik dimana Tuhan akan memelihara hidup kita. Tuhan pasti memberikan yang “terbaik” bagi hidup kita. Apa tempat yang terbaik untuk hidup kita? Kejadian 476 Tanah Mesir ini terbuka untukmu. Tunjukkanlah kepada ayahmu dan kepada saudara-saudaramu tempat menetap di tempat yang terbaik dari negeri ini, biarlah mereka diam di tanah Gosyen Dan jika engkau tahu di antara mereka orang-orang yang tangkas, tempatkanlah mereka menjadi pengawas ternakku.” a. Arti dari Gosyen adalah terbaik Gosyen adalah salah satu nama tempat yang berada di wilayah kekuasaan raja Firaun di Kerajaan Mesir. Gosyen bukan hanya sekedar nama tempat, tetapi memiliki sebuah arti yaitu yang “terbaik” Kita telah dirancang dan ditetapkan oleh Allah Bapa di surga untuk mengalami dan menerima yang terbaik dari Tuhan karena kita adalah “saudaranya dari yang sulung yaitu Juru selamat itu sendiri Roma 829. b. Arti dari Gosyen adalah multiplikasi Kejadian 4727 NKJV So Israel dwelt in the land of Egypt, in the country of Goshen; and they had possessions there and grew and multiplied exceedingly. Gosyen adalah tempat kita bermutiplikasi. Gosyen adalah tempat di mana Tuhan memultiplikasikan hidup kita. Gosyen juga berarti apa saja yang Tuhan berikan dalam hidup kita akan bertambah banyak Tuhan Yesus sanggup memultiplikasikan lima roti dan dua ikan untuk memberi makan lima ribu laki-laki, belum termasuk perempuan dan anak-anak Matius 1413-21. Tuhan Yesus juga menciptakan ikan yang sangat banyak pada waktu memerintahkan murid-murid untuk menebarkan jala di tempat yang sebelumnya mereka tidak mendapatkan ikan Lukas 51-11. Tuhan Yesus juga sanggup memultiplikasikan segala sesuatu di tempat di mana Tuhan menempatkan kita. c. Arti Gosyen adalah hadirat Tuhan Kejadian 4510 Engkau akan tinggal di tanah Gosyen dan akan dekat kepadaku, engkau serta anak dan cucumu, kambing domba dan lembu sapimu dan segala milikmu. Tuhan ingin kita tinggal dekat dengan Dia karena tempat di mana kita dekat dengan Tuhan, di situlah tempat yang terbaik dan kita bermultiplikasi. Di hadirat Tuhan itulah tempat yang terbaik. Dekat dengan Tuhan, itulah tempat yang terbaik. Dekat dengan Tuhan, maka kita akan bermultiplikasi/berbuah banyak Yohanes 157. Semakin kita dekat dan tinggal di dalam Tuhan Yesus, maka kita akan nengalami yang terbaik. Kita harus selalu berada di dalam hadirat Tuhan karena di luar gosyen/hadirat Tuhan, tidak ada tempat yang terbaik. Hanya di dalam hadirat Tuhan, di wilayah yang sudah Tuhan berikan untuk kita, itulah tempat yang terbaik bagi hidup kita. Kita harus berada di pusat kehendak Tuhan dan dalam tuntunan jalan yang sudah Tuhan tetapkan bagi hidup kita. Yeremia 177-8 baca Selama kita tinggal di hadirat Tuhan dan pusat kehendak Tuhan, maka kita akan seperti pohon yang ditanam di tepi aliran air yang tidak akan mengalami panas terik. Bukannya tidak ada panas terik, tetapi sekalipun ada panas terik/masalah/ kesulitan, tetapi selalu ada jalan keluar dan berkat yang sudah Tuhan persiapkan. Jika kita selalu tinggal dekat dengan Tuhan, maka kita akan selalu mengalami kekuatan yang baru dari Tuhan, bahkan di tahun yang kering/penuh dengan tantangan dan kesulitan, kita akan tetap diberkati, bersukacita dan berkemenangan. Sekarang adalah musimnya bagi kita untuk mengalami sama seperti pada waktu Musa membawa orang israel keluar dari tanah mesir untuk masuk ke tanah perjanjian, demikian pun dengan kita di mana Tuhan akan membawa kita untuk mengalami tempat yang terbaik yang jauh lebih dari dari apa yang kita alami saat ini. Masa ini adalah masa pemurnian dan ujian, masa di mana Tuhan memurnikan setiap orang seperti Tuhan memurnikan emas dan perak Maleakhi 32-5. Tuhan sendiri yang sedang menyiapkan setiap orang untuk menyambut kedatangan-Nya yang kedua kalinya. Segala sesuatu yang kita andalkan akan digoncangkan sampai nyata Kerajaan yang tidak tergoncangkan Ibrani 1226-28. Mari kita kembali memperhatikan bagaimana Tuhan membawa umat-Nya bangsa Israel ke tempat yang terbaik. Pada waktu Tuhan mempersiapkan, Dia lebih dulu menempatkan umat Tuhan di tempat yang terbaik. Dan Tuhan mulai mengizinkan satu demi satu tulah datang. Tulah yang pertama adalah air berubah menjadi darah Keluaran 714-25 Pada waktu tulah ini datang, maka semua air di tanah Mesir berubah menjadi darah. Yang sebenarnya terjadi adalah Tuhan sedang meruntuhkan semua dewa-dewa penguasa dari sungai Nil yaitu Khnun, Hapi, dan Osiris. Tulah kedua adalah wabah Katak Keluaran 81-15 Tuhan mempermalukan satu persatu, dan salah satu dewa yang terkenal di Mesir adalah dewa yang kepalanya Katak. Pada waktu itu ahli-ahli sihir di Mesir bisa juga membuat Katak-kataknya, tetapi tidak bisa menyuruh Kataknya pulang. Pada saat tulah ini datang, ada begitu banyak katak, jumlahnya sampai milyaran katak di tanah mesir. Tuhan mempermalukan dewa Katak, karena bermilyar-milyar katak mati dan berbau busuk, bahkan bangkai Katak memenuhi seluruh Mesir termasuk di dalamnya istana Firaun pun bau bangkai Katak. Tulah ketiga adalan Nyamuk Keluaran 816-19 Tuhan memerintahkan kepada Musa untuk memukul tongkatnya ke tanah dan dari tanah yang ia pukul tersebut keluar nyamuk. Ini sesuatu yang mustahil tanpa Tuhan yang menyuruh dan terbukti ketika ahli sihir di Mesir meniru, mereka tidak bisa melakukan seperti yang Musa lakukan. Pada tulah pertama dan kedua, para dewa dan ahli sihir di Mesir masih bisa meniru yang Tuhan lakukan. Tetapi pada tulah yang ketiga, Tuhan mulai membuat perbedaan, Tuhan mulai membuat apa yang sebelumnya bisa dibuat oleh dewa-dewa dan ahli sihir di Mesir, pada akhirnya mereka tidak bisa membuatnya lagi. Tulah keempat adalah wabah Lalat Pikat Keluaran 820-32 Pada saat tulah keempat datang, Tuhan mulai membuat perbedaan yang luar biasa. Keluaran 821-23 baca. Kita harus percaya kebenaran firman Tuhan ini akan terjadi di dalam hidup kita. Jika kita tinggal di Gosyen/dalam hadirat Tuhan, maka besok Tuhan akan membuat perbedaan antara kita yang percaya kepada-Nya dengan orang-orang yang belum percaya-Nya dan kita akan mengalami mujizat dari Tuhan. Selama kita tinggal di dalam hadirat Tuhan, maka kita akan senantiasa berada di dalm perlindungan Tuhan. Tulah kesembilan adalah gelap gulita Keluaran 1021-29 Pada waktu Tuhan mendatangkan tulah kesembilan yang dihantam adalah dewa yang terbesar yang dianggap kepalanya atau bapaknya para dewa yaitu dewa Matahari. Selama tiga hari terjadi kegelapan di seluruh tanah Mesir. Keluaran 1022-23 Lalu Musa mengulurkan tangannya ke langit dan datanglah gelap gulita di seluruh tanah Mesir selama tiga hari. Tidak ada orang yang dapat melihat temannya, juga tidak ada orang yang dapat bangun dari tempatnya selama tiga hari; tetapi pada semua orang Israel ada terang di tempat kediamannya. Sekalipun saat ini dunia sedang dipenuhi dengan kegelapan, tetapi kita yang tinggal di dalam Tuhan Yesus, kita akan senantiasa diterangi oleh terang dari Tuhan Yesus karena Tuhan Yesus adalah terang dunia Yohanes 812. Hari ini Tuhan sudah menyiapkan berkat yang terbaik untuk hidup kita, oleh sebab itu kita harus tinggal di dalam hadirat Tuhan, di pusat kehendak Tuhan. Kita harus tinggal di Gosyen. Gosyen adalah Terbaik, Multiplikasi, dan Hadirat Tuhan. Kita harus tinggal di tempat yang terbaik. Tulah kesepuluh adalah kematian anak sulung Keluaran 111-10 Pada tulah kesepuluh dewanya masih hidup. Menurut kepercayaan orang-orang Mesir kuno, keturunannya para dewa adalah Firaun. Jadi, Tuhan bukan memukul Firaun tetapi memukul keturunan Firaun dan seluruh anak pertama/sulung di Mesir baik itu manusia atau binatang semuanya mati. Janji Tuhan bagi kita adalah Tuhan akan membuat perbedaan antara kita orang yang tinggal di dalam Dia dan mereka yang tinggal di luar Tuhan. Kita yang tinggal di dalam Tuhan akan mendapatkan yang terbaik dari Tuhan. Sekalipun di sekililing kita terjadi kegelapan, kita akan tetap mengalami terang dari Tuhan. Sekalipun di sekeliling kita menjadi kering, kita akan tetap mendapatkan sumber air kehidupan dari Tuhan. Sekalilpun di sekeliling kita pada mengalami kekuatiran/ketakutan, kita tetap mengalami damai sejahtera dari Tuhan. Tidak ada tempat yang terbaik di masa-masa ini kecuali kita tinggal dekat dengan Tuhan. Ketakutan datang ke dalam hidup semua orang yang tidak mengenal dan percaya kepada Tuhan. Kengerian akan kegelapan juga datang kepada setiap orang yang tidak mengenal dan percaya kepada Tuhan. Tetapi bagi kita yang mengenal dan percaya kepada Tuhan Yesus, kita mempunyai berkat, sukacita, damai sejahtera, kesembuhan, dan semua yang terbaik dan sempurna yang Tuhan telah persiapkan. Tuhan rindu kita tinggal di tempat yang terbaik, tempat di mana kita akan bermutiplikasi di dalam hidup kita, tempat di mana buah-buah kebenaran/roh kita akan keluar dari hidup kita dan menjadi berkat bagi banyak orang.
Renungan Malam 17 Juni 2020 1 – Berdoa Kejadian 48 15 – 22 Katanya kepada ayahnya “Janganlah demikian, ayahku, sebab inilah yang sulung, letakkanlah tangan kananmu ke atas kepalanya.” Allah tahu apa yang terbaik, yang terbaik menurut Allah tidak sama dengan ukuran manusia. Yusuf tidak menyetujui cara Yakub memberkati Manasye dan Efrain. Yakub tahu apa yang dia lakukan karena dia hidup dalam janji Allah. Ia tahu masa depan bangsanya seperti apa. Yusuf mencoba memindahkan tangan ayahnya namun Yakub menolak. Kalau kita boleh bertanya, apa yang membuat Efraim diberkati dengan tangan kanan dan Manasye dengan tagan kiri? Apa kesalahan Manasye? Allah bebas menentukan kehendak-Nya. kedua-duanya diberkati oleh Yakub. Memang Efraim mendapat keistimewaan dari Allah. Ketika Yusuf menyaksikan pemberkatan anak-anaknya, dia memang tidak paham. Namun demikian, seiring dengan waktu yang berjalan, pandangan Yusuf terbuka. Ia menyadari bahwa Allah adalah Allah. Ia tahu yang terbaik. Untuk memahami perbuatan Allah itu, kadang-kadang dibutuhkan waktu yang Panjang. Tidak masalah. Teruslah telusuri perbautan-Nya, nikmati berkat-Nya dan ikuti jalan-Nya serta dari Dia yang tahu kelemahan kita. Iman kita seringkali lemah. Hati dan pikiran kita tergerus dengan hal-hal yang tidak penting. Kita sakit hati karena tidak mendapat bagian, atau karena orang lain mendapat lebih dari sebagainya. Pikirkanlah, Tuhan tahu yang terbaik. Jika kita melihat jejak Langkah Yusuf, lewat kehadirannya, bangsa Mesir diberkati Tuhan. Lewat Yusuf pula, janji Allah digenapi. Jadi, jika Allah bebas menentukan kehendak-Nya maka percayalah, bahwa Dia tidak sembrono melakukannya. Sekali lagi, Allah tahu yang terbaik. Kiranya kita semua bisa memasrahkan hidup hanya kepada Allah yang mahatau. Ia memberi menurut maksud-Nya. jangan marah ataupun iri karena segala sesuatu adalah milik-Nya dan dalam pengendalian-Nya. Mohonlah hikmat untuk dapat memahami dan menerima kehendak Tuhan dengan sikap percaya bahwa Allah tahu apa yang terbaik buat kita. 3 Doa Allah Bapa, aku percaya, Engkau yang memiliki
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Warabarakatuh. Semoga kita semua yang membaca diberikan kesehatan selalu dan selalu dalam lindungan Allah ta’ala. 🙂 Artikel kali ini yang akan dibahas tentang “Allah Tahu Yang Terbaik Untuk Kita” sesuai judul di atas. Pembahasan ini hanyalah garis besar secara umum mengenai ketetapan Allah adalah yang terbaik untuk kita. Bismillahirrahmanirrahim. Dalam Islam, segala sesuatu yang diinginkan seorang umat Muslim dilakukan dengan berusaha ikhtiar, berdo’a dan menyerahkan hasil akhir dari usaha dan do’a kepada Allah tawakal. Manusia boleh berencana, tetapi hasil akhirnya atas kehendak Allah ta’ala. Yaitu qadha dan qadar yang telah ditentukan Allah ta’ala kepada setiap hamba-Nya tanpa terkecuali. Sedikit penjelasan mengenai definisi Qadha dan Qadar. Qadha dalam islam artinya ketetapan. Sementara Qadar berarti kepastian, menurut istilah ialah Ketentuan Allah yang berlaku bagi semua makhluk, sesuai dengan ilmu Allah yang telah terdahulu dan dikehendaki oleh hikmah-Nya. Kedua hal tersebut memiliki makna yang terikat. Qada merupakan kepastian atau ketetapan dari Allah yang masih bisa kita ubah. Allah berfirman, “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tidak ada yang dapat menolaknya dan tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia.” [QS. Ar-Ra’d 11] Sementara Qadar, merupakan takdir Allah yang tidak dapat di ubah karena sudah tertulis di dalam Laul Mahfuz. Dalam kehidupan sehari-hari, saat kita ingin meraih peringkat 1 paralel di sekolah, pasti kita akan berusaha untuk belajar dengan giat diselingi dengan berdo’a, lalu kita akan mendapatkan hasil yang kita inginkan. Itulah yang dinamakan qada. Sementara, umur seseorang dan gender seseorang merupakan contoh qadar dari Allah. Walaupun yang kita ketahui saat ini, banyaknya kaum pria ataupun wanita yang melakukan transgender dari laki-laki menjadi wanita, ataupun sebaliknya. Sesungguhnya orang-orang tersebut telah menentang qadar Allah apabila dilakukan dengan alasan yang tidak jelas. Kita sebagai manusia yang beriman, harus yakin kepada Qada dan Qadar. Apakah pantas seseorang dikatakan beriman tetapi tidak meyakini Qada dan Qadar Allah? Tentu tidak. Hakikatnya semua muslim yang beriman, pasti akan meyakini hal tersebut. Seperti meyakini adanya hari kiamat yang akan datang. Kembali ke topik awal. Terkadang segala sesuatu yang kita inginkan belum tentu dikabulkan Allah, dan segala sesuatu yang kita inginkan terkadang hanya menjadi keinginan semata. Bukan keinginan sungguh-sungguh. Berdoa merupakan salah satu bentuk penghambaan manusia terhadap Sang Pencipta. Doa sebagai tanda bahwa manusia sejatinya tidak punya kuasa apa-apa dan selalu butuh pada pertolongan Tuhan. Karena itu, Doa pada hakikatnya ialah memuji dan peribadatan, bukan sekedar minta pertolongan dan bantuan. Setiap orang ingin doanya selalu dikabulkan dan dijawab Allah SWT. Namun seringkali Allah belum mengabulkan doa hambaNya karena Allah ta’ala lebih tahu apa yang terbaik bagi hamba-Nya. Belum tentu apa yang kita minta selalu baik di hadapan Allah. Sebab itu, kalau belum dikabulkan doa, bersabarlah. Selain bersabar, ketika doa belum dikabulkan, kita perlu juga sering-sering intropeksi diri. Jangan-jangan kita pernah melakukan kesalahan dan kekeliruan. Karena Allah tidak akan mengabulkan doa hamba yang kehidupannya bergelimang dengan keharaman. Rasulullah SAW bersabda “Sesungguhnya Allah SWT itu baik, tidak menerima kecuali yang baik. Dan sesungguhnya Allah memerintahkan orang beriman sebagaimana dia memerintahkan para ji-Nya dengan firmannya Wahai Para Rasul makanlah yang baik-baik dan beramal shalihlah. Dan Dia berfirman Wahai orang-orang yang beriman makanlah yang baik-baik dari apa yang Kami rizkikan kepada kalian. Kemudian beliau menyebutkan ada seseorang melakukan perjalan jauh dalam keadaan kumal dan berdebu. Dia memanjatkan kedua tangannya ke langit seraya berkata Yaa Rabbku, Ya Rabbku, padahal makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan kebutuhannya dipenuhi dari sesuatu yang haram, maka jika begitu keadaannya bagaimana doanya akan dikabulkan. HR Muslim Melalui hadis ini, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam berpesan bahwa syarat dikabulkan doa adalah tidak memakan makanan yang haram dan rezeki diperoleh dari pekerjaan yang halal. Orang yang sering memakan harta haram dan pekerjaannya tidak baik, maka Allah tidak akan mengabulkan doanya. Sebab itu, perbanyaklah bertaubat dan minta ampun pada Allah, agar segala dosa yang pernah dilakukan diampuni Allah ta’ala. Maka, dalam berdo’a pun ada adab tersendiri. Bukan berdo’a dengan tergesa-gesa kepada Allah. Sangat kecil kemungkinan Allah mengabulkan do’a kita. Perumpamaannya, kamu bukan keluarga dari temanmu, kamu hanyalah sebatas temannya di sekolah, dengan tiba-tiba kamu meminta duit kepada ibu temanmu. Padahal baru saja bertemu. Apakah kamu yakin akan dikasih duit dari ibu temanmu? Tidak malukah kamu kepada ibu temanmu? Seakan-akan tidak memiliki adab yang baik, apalagi meminta sesuatu kepada orang yang lebih tua darimu tanpa melakukan usaha apapun sebelumnya. Segala sesuatu yang kita inginkan belum tentu terbaik menurut Allah walaupun baik menurut kita. Segala sesuatu yang kita inginkan belum tentu yang kita butuhkan. Bisa kita lihat pada kisah Ummu Salamah radhiallahu anha. Ummu Salamah radhiallahu anha ketika suaminya, Abu Salamah radhiallahu anhu meninggal dunia. Tatkala musibah itu terjadi, Ummu Salamah berkata, “Saya pernah mendengar Rasulullah bersabda, Setiap muslim yang ditimpa musibah akan diberi ganti yang lebih baik, jika ketika ditimpa musibah mengucapkan do’a yang diperintahkan Allah, yaitu do’a Bayangkan perasaan yang dialami Ummu Salamah tatkala itu. Perasaan yang menghampiri setiap wanita tatkala diuji dengan kehilangan sosok terdekat dalam kehidupannya di dunia ini, sementara lisannya berucap, “Laki-laki mana yang lebih baik dari Abu Fulan?!” Ketika Ummu Salamah tetap menjalankan apa yang disyari’atkan ketika seseorang mengalami musibah, yaitu bersabar dan mengucapkan istirja’, Allah ta’ala akhirnya memberikan ganti yang lebih baik dan tidak pernah dibayangkan oleh Ummu Salamah, yaitu beliau dipersunting oleh manusia terbaik, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Demikianlah seharusnya pribadi wanita yang beriman. Tidak semestinya dia membatasi kebahagiaan diri hanya pada satu pintu kehidupan. Memang betul kesedihan pasti dialami oleh setiap orang, bahkan para nabi sekalipun. Tapi yang tidak boleh terjadi adalah membatasi kebahagiaan hidup pada satu situasi atau mengaitkan kebahagiaan hanya pada satu sosok. Dari kisah tersebut, kita ketahui bahwa Allah tahu yang terbaik untuk hambaNya, tahu apa yang hambaNya butuhkan, karena Allah adalah pencipta seluruh alam semesta. Sehingga Allah tahu akan sesuatu yang terjadi pada hambaNya. Kewajiban setiap orang berusaha maksimal meraih keberhasilan bukanlah kewenangannya Setiap orang harus bertawakkal kepada Allah setelah mengerahkan berbagai upaya yang sesuai dengan ketentuan agama dalam meraih keberhasilan. Dan ketika terjadi hal yang tidak sesuai dengan apa yang diidamkan, hendaknya kita mengingat QS. Al-Baqarah 216. Hendaknya kita juga mengingat bahwa di antara kelembutan Allah ta’ala pada hamba-Nya adalah “Dia menakdirkan berbagai macam musibah, cobaan hidup, serta ujian berupa perintah dan larangan yang berat dijalankan oleh hamba-Nya, sebagai bentuk kasih sayang dan kelembutan pada mereka, serta untuk menuntun mereka pada kesempurnaan diri dan agar limpahan nikmat tercurah secara sempurna kepada mereka. “ [Tafsir Asma al-Husna hlm. 74]. Dan termasuk kasih-Nya yang agung adalah Allah ta’ala tidak menjadikan kehidupan dan kebahagiaan manusia terikat secara total kecuali hanya kepada-Nya, sehingga segala sesuatu itu bisa tergantikan secara penuh atau sebagian. Percayalah, apa yang terjadi saat ini pada kita adalah ketetapan yang terbaik menurut Allah ta’ala. La tahzan... Allah sungguh menyayangi hambaNya. Ketetapan yang Allah kasih bukan berarti Allah tidak menyayangi hambaNya, karena Allah menginginkan yang terbaik untuk kita dibalik doa-doa yang kita ucapkan selepas sholat. Percayalah, dibalik semua ini, ada kebahagiaan yang datang selama kita meyakini ketetapan Allah adalah yang terbaik untuk kita. Daftar Pustaka ttps//
DALAM menempuh kehidupan seharian yang penuh dengan cabaran, dugaan dan rintangan, kita sebagai umat Islam dituntut untuk sentiasa berfikiran positif dengan semangat waja dan tidak mudah berputus asa serta sentiasa menjauhi dari berprasangka buruk dan negatif serta bersabar. Ini kerana segala dugaan yang kita hadapi merupakan fitrah atau lumrah di dalam kehidupan manusia. Ia juga merupakan ujian daripada Allah SWT untuk mengenal pasti siapakah di kalangan hambaNya yang terbaik dari segi amal ibadat mereka di bukan mudah untuk merasa yakin apabila berkali-kali kita diuji dalam kehidupan. Sebahagian kita akan mempersoalkan di mana keadilan Allah. Namun percayalah, Allah akan mengganjari dengan pahala kiranya kita bersabar menempuhi ujian tersebut. Dan kita tanya pada diri kita, adakah kita benar-benar bersungguh ketika kita meminta bantuan dengan Allah? Adakah kita benar-benar yakin bahawa Allah akan membantu memberi jalan keluar pada masalah kita? Adakah kita bersangka baik bahawa Allah akan membantu kita?Bersangka baik adalah sentiasa berfikiran positif bahawa Allah akan menjawab permintaan kita. Sentiasa berfikiran positif bahawa Allah akan menyelesaikan masalah yang kita hadapi. Sangka baik dan keyakinan berkait rapat dengan rasa percaya. Percaya bahawa Allah yang mentadbir dan mengurus setiap urusan hambanya. Percaya bahawa Allah itu bersifat Al-Rahman Pemurah dan Al-Ghafur Pengampun. Percaya bahawa Allah tahu apa yang terbaik untuk kita. Jika alam semesta ini pun diatur olehNya dengan mudah, apatah lagi kita sebagai SAW bersabda “Allah SWT berfirman Aku adalah berdasarkan kepada sangkaan hamba-Ku terhadap-Ku. Aku bersamanya ketika dia mengingati-Ku.” Hadis Riwayat Bukhari dan MuslimDari hadis di atas jelas bahawa kita sangat perlu untuk bersangka baik dengan Allah kerana Allah mengikut kepada sangkaan hambaNya. Untuk itu, kita hendaklah sentiasa bersangka baik dengan Allah. Sesungguhnya sangka baik itu adalah satu pengharapan dan doa. Kita bersangka baik bahawa Allah akan sentiasa membantu kita. Kita bersangka baik bahawa Allah akan menyelesaikan masalah kita. Kita yakin bahawa Allah bersama-sama kita. Sesungguhnya Allah mendengar sangkaan kita dan Akan memakbulkan sangkaan SAW bersabda lagi agar kita sentiasa mengingati Allah kerana walau sedikit kita mengingati Allah namun Allah mengingati kita berganda-ganda-ganda.“Apabila dia mengingatiKu dalam dirinya, nescaya aku juga akan mengingatinya dalam diri-Ku. Apabila dia mengingati-Ku dalam suatu kaum, nescaya Aku juga akan mengingatinya dalam suatu kaum yang lebih baik daripada mereka. Apabila dia mendekati-Ku dalam jarak sejengkal, nescaya Aku akan mendekatinya dengan jarak sehasta. Apabila dia mendekati-Ku sehasta, nescaya Aku akan mendekatinya dengan jarak sedepa. Apabila dia datang kepada-Ku dalam keadaan berjalan seperti biasa, nescaya Aku akan datang kepadanya dalam keadaan berlari-lari anak” Hadis Riwayat Bukhari dan MuslimBegitulah kasihnya Allah kepada kita. Hanya kita yang sering alpa dan buruk kepada Allah seperti menganggap Allah tidak akan terima doa kita. Itu adalah perasaan yang salah dan perlu dibaiki. Bagaimana mungkin Allah menolak doa, sedangkan Dia yang memerintahkan kita berdoa kepadaNya. Firman Allah bermaksud“Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu mengenai Aku maka beritahu kepada mereka Sesungguhnya Aku Allah sentiasa hampir. Aku perkenankan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepadaKu. Maka hendaklah mereka menyahut seruanKu dengan mematuhi perintahKu, dan hendaklah mereka beriman kepadaKu supaya mereka mendapat petunjuk” Surah al-Baqarah, 186.Kerana itu juga baginda SAW mengingatkan kita agar kita berdoa dalam keadaan yakin bahawa doa kita akan diperkenankan dan yakin bahawa Allah mendengar doa kita. Kita bersangka baik bahawa Allah tidak akan menghampakan kita. Hanya jiwa yang tidak khusyuk ketika berdoa sahaja yang ragu-ragu terhadap penerimaan Abu Hurairah bahawa Rasulullah bersabdaMaksudnya Berdoalah kepada Allah dalam keadaan kamu yakin bahawa ianya akan dimakbulkan. Dan ketahuilah kamu bahawa Allah tidak akan memakbulkan doa yang datang daripada hati yang lalai lagi alpa Hadis Riwayat al-TirmiziSeorang mukmin harus percaya bahawa setiap perkara yang Allah takdirkan baginya adalah baik baginya. Kiranya diuji maka ia sabar dan sabar menanti jalan keluar dan mengharapkan ganjaran dari Allah. Kiranya dikurniakan nikmat pula sama ada berupa nikmat agama dan dunia, ia bersyukur iaitu dengan taat kepada Allah maka ia juga baik baginya. Inilah hal keadaan mukmin iaitu semuanya baik baginya sama ada ketika diuji dan ketika di kurnia nikmat. Inilah yang dikatakan mempunyai sifat optimis iaitu selalu mempunyai harapan yang baik dan berfikiran positif dalam menghadapi sesuatu hal. Baginda SAW menyifatkan begitulah seharusnya sifat seorang mukmin dalam sabda baginda SAW;Sungguh menakjubkan urusan bagi orang mukmin. Semua urusannya adalah baik baginya. Hal itu tidak dimiliki seorang pun selain orang mukmin. Apabila mendapat kesenangan, ia bersyukur maka yang demikian itu baik baginya dan bila tertimpa musibah, ia bersabar maka yang demikian itu juga baik baginya. Hadis riwayat MuslimBerbaik sangka kepada Allah SWT juga mendorong seseorang untuk terus memperbaiki amal ibadahnya. Apabila rasa percaya kita kepada Allah bahawa Allah akan selalu menolong dan memberikan yang terbaik kepada hambaNya seterusnya kita akan selalu memohon doa dan ampun kepada sangka kepada Allah SWT juga dinilai sebagai ibadah yang akan mendapatkan pahala. Begitu Islam merupakan agama yang mempermudah umatnya untuk mendapatkan pahala dari Allah SWT. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, bahwa, “Sesungguhnya berprasangka baik pada Allah adalah termasuk sebaik-baiknya ibadah.” Hadis Riwayat Abu Daud. -IsmawebKetua Wanita Ikatan Muslimin Malaysia ISMA Dr Suriani ikhlas untuk dakwah Indahnya Islam RESOURCES 5628 3464 5315 Maybank Islamik
Connection timed out Error code 522 2023-06-13 133108 UTC Host Error What happened? The initial connection between Cloudflare's network and the origin web server timed out. As a result, the web page can not be displayed. What can I do? If you're a visitor of this website Please try again in a few minutes. If you're the owner of this website Contact your hosting provider letting them know your web server is not completing requests. An Error 522 means that the request was able to connect to your web server, but that the request didn't finish. The most likely cause is that something on your server is hogging resources. Additional troubleshooting information here. Cloudflare Ray ID 7d6ab069ac750b38 • Your IP • Performance & security by Cloudflare
allah tahu apa yang terbaik untuk kita